Bojonegoro – Senyum sumringah terpancar dari wajah para pedagang ayam di Pasar Pungpungan. Setelah puluhan tahun berjualan dengan kondisi seadanya, kini mereka bisa bernapas lega. Lembaga Manajemen Infaq (LMI) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berkaho Pungpungan berkolaborasi menghadirkan “Halte Ayam”, sebuah solusi yang membuat tempat jualan mereka jadi lebih nyaman dan layak.
Dulu, para pedagang ayam ini harus berpindah-pindah tempat karena berbagai masalah. Bahkan, pernah ada keluhan dari warga karena lokasi jualan mereka dianggap mengganggu kebersihan lingkungan sekitar masjid. Akhirnya, mereka terpaksa berjualan di area parkir pasar desa yang panas dan becek saat hujan. Kondisi ini tentu membuat mereka tidak nyaman dan penghasilan pun tidak menentu.
Melihat kondisi yang memprihatinkan ini, LMI dan BUMDes Berkaho Pungpungan bergerak cepat. Mereka membangun “Halte Ayam”, yaitu tempat jualan yang dilengkapi atap sehingga pedagang tidak lagi kepanasan atau kehujanan. Selain itu, tempat jualan ini juga didesain agar lebih bersih dan rapi, sehingga tidak mengganggu pedagang lain.
“Alhamdulillah, sekarang kami bisa berjualan dengan lebih tenang dan nyaman. Tidak perlu lagi khawatir kepanasan atau kehujanan,” ujar Sumari, salah satu pedagang ayam yang juga ditunjuk sebagai koordinator.
Tidak hanya itu, LMI juga memberikan bantuan modal usaha kepada para pedagang ayam. Bantuan ini sangat berarti bagi mereka untuk menambah stok ayam, terutama saat momen-momen ramai pembeli seperti menjelang hari raya.
Mukarom, perwakilan dari LMI, mengatakan bahwa program “Halte Ayam” ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pedagang kecil di desa Pungpungan. “Kami berharap, dengan adanya ‘Halte Ayam’ ini, para pedagang ayam bisa berjualan dengan lebih baik dan penghasilan mereka pun meningkat,” katanya.
“Halte Ayam” ini sudah mulai digunakan sejak Senin, 24 November 2025. Para pedagang ayam pun tampak bersemangat menjajakan berbagai jenis ayam, mulai dari ayam kampung, ayam joper, hingga ayam petelur. Semoga “Halte Ayam” ini menjadi berkah bagi para pedagang ayam dan membawa kemajuan bagi desa Pungpungan.
Kontributor Liputan : Resma
