Sukseskan Ekonomi Sirkular, UNUGIRI Latih BUMDes Berkaho Kuasai Pasar Digital  

admin
Oplus 131072
Oplus_131072

Bojonegoro – Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) berhasil memberdayakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berkaho, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. Melalui pelatihan “Manajemen Operasional dan Digital Pemasaran untuk Meningkatkan Daya Saing Upcycling Limbah Pakaian,” UNUGIRI membekali 30 peserta dari BUMDes Berkaho dan pelaku UMKM setempat dengan keahlian mengelola dan memasarkan produk upcycling secara digital. Pelatihan yang digelar Minggu (27/7/2025) di Balai Desa Pungpungan ini merupakan bagian dari upaya membangun ekonomi sirkular yang berkelanjutan di desa.

Para peserta dilatih mengenai manajemen operasional untuk meningkatkan efektivitas produksi, serta strategi pemasaran digital memanfaatkan media sosial dan marketplace. Simulasi praktis penggunaan Canva untuk menciptakan konten visual menarik juga diberikan. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk upcycling limbah pakaian yang selama ini menjadi kendala utama BUMDes Berkaho.

Kepala Desa Berkaho, Slamet Hari Hadi, menyambut baik pelatihan ini. “Pelatihan ini sejalan dengan visi kami untuk menciptakan desa yang mandiri dan produktif. Upaya meningkatkan nilai limbah melalui upcycling merupakan solusi kreatif yang bernilai ekonomi bagi warga,” ujarnya.

Direktur BUMDes Berkaho, Resma Edhi Satria, mengakui pelatihan ini sangat bermanfaat. “Produk kami bagus, tetapi promosi dan operasionalnya belum optimal. Sekarang, kami lebih paham cara mengatur produksi dan memasarkan produk secara online,” jelasnya. Ia optimistis pelatihan ini akan memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan omzet BUMDes.

Ketua Tim Pengabdi UNUGIRI, M. Iqbal Tawakkal, menjelaskan pelatihan ini sebagai bentuk kontribusi nyata akademisi kepada masyarakat. “Kami ingin menjembatani kesenjangan antara pengetahuan akademik dan praktik di lapangan. Produk upcycling memiliki potensi besar jika dikelola dengan baik dan dipromosikan secara digital,” ungkapnya. Ia juga berkomitmen untuk terus mendampingi BUMDes Berkaho.

Pelatihan ini mendapat dukungan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Dukungan ini memungkinkan pelaksanaan program secara menyeluruh, mulai dari penyusunan modul hingga distribusi materi promosi digital. Beberapa produk upcycling BUMDes Berkaho yang telah dipasarkan secara online bahkan telah menarik minat konsumen dari luar daerah. Diharapkan, keberhasilan ini dapat menginspirasi desa-desa lain untuk mengembangkan potensi lokal melalui inovasi dan teknologi digital.

Penulis : Resma

Editor : Ciprut Laela 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *