Bojonegoro – Sebuah kebakaran hebat melanda Dusun Sambong, RT 014 RW 005, Desa Kendung, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (22 Juli 2025) pukul 16.00 WIB. Satu rumah milik Bapak Pardi (70 tahun), petani, hangus terbakar dan mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp 500.000.000,-.
Kabid Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro Ahmad Agus Salim menjelaskan, pos Kedungadem menerima laporan pukul 16.10 WIB dan langsung menerjunkan tim ke lokasi. Petugas tiba di lokasi pukul 16.32 WIB dan berhasil memadamkan api pukul 17.50 WIB.
Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, satu dari Pos Kedungadem dan satu lagi dari Pos Baureno, dengan total personil sebanyak tujuh orang (tiga dari Pos Kedungadem dan empat dari Pos Baureno).
Kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik di rumah Bapak Pardi. Beruntung, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Sebanyak 20 jiwa berhasil diselamatkan. Rumah-rumah di sekitar lokasi kejadian, milik Bapak Samsuri, Bapak Kasimin, Bapak Parto, dan Bapak Yudi, berhasil diselamatkan beserta isinya, meskipun mengalami kerugian materiil yang berbeda-beda.
Selain memadamkan api, petugas Damkarmat juga memberikan sosialisasi kepada warga tentang pencegahan dan penanganan kebakaran, serta membagikan nomor call center Damkarmat Kabupaten Bojonegoro (08113487037). Operasi pemadaman melibatkan berbagai unsur, termasuk Koramil, Polsek, Satpol PP, perangkat desa, dan warga setempat. Jarak tempuh dari Pos Kedungadem ke lokasi kejadian adalah 10 km.
Rincian Kerugian dan Rumah yang Terselamatkan:
– Rumah Terbakar: Rumah Bapak Pardi (70 tahun), permanen, luas 14×14 m, kerugian ± Rp.500.000.000,-
– Rumah Terselamatkan:
– Rumah Bapak Samsuri (55 tahun), permanen, luas 10×12 m, kerugian terhindar ± Rp.150.000.000,-
– Rumah Bapak Kasimin (60 tahun), semi permanen, luas 14×12 m, kerugian terhindar ± Rp.170.000.000,-
– Rumah Bapak Parto (60 tahun), semi permanen, luas 15×16 m, kerugian terhindar ± Rp.240.000.000,-
– Rumah Bapak Yudi (45 tahun), semi permanen, luas 14×8 m, kerugian terhindar ± Rp.50.000.000,-
Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam penggunaan listrik dan mencegah terjadinya kebakaran.
Penulis : ciprut laela
