Bojonegoro – Kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam di Dusun Kampak, RT 11 RW 05, Desa Tanggir, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (10/7/2026) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 6 miliar.
Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro yang diterima media, kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Kobaran api dengan cepat melahap seluruh bangunan kandang milik Supriono, warga Desa Tanggir.
Akibat kebakaran itu, sekitar 28.000 ekor anak ayam (DOC) berusia lima hari tidak sempat diselamatkan dan mati terbakar bersama kandang beserta isinya.
Penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Hingga proses penanganan selesai, petugas masih melakukan pendataan terhadap dampak kerugian yang ditimbulkan.
Untuk memadamkan api, Damkarmat Kabupaten Bojonegoro mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran. Upaya pemadaman juga mendapat dukungan dua unit mobil suplai air milik BPBD Kabupaten Bojonegoro dengan melibatkan total 21 personel gabungan.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 04.04 WIB. Besarnya kobaran api serta material kandang yang mudah terbakar membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama. Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya dan operasi penanganan dinyatakan selesai pada pukul 10.45 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, musnahnya bangunan kandang beserta puluhan ribu anak ayam mengakibatkan kerugian yang ditaksir mencapai sekitar Rp 6 miliar.
Penulis : Ciprut Laela
