Jakarta – Dua rumah milik anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, Ahmad Sahroni, di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menjadi sasaran penjarahan massa pada Sabtu (30/8/2025) malam. Aksi ini terjadi setelah demonstrasi di depan Gedung DPR RI berakhir ricuh, Minggu (31/08/2025).
Ahmad Sahroni melalui pernyataan di media sosial mengecam keras tindakan tersebut dan menegaskan akan menempuh jalur hukum. “Kalau kecewa sama saya, ya hadapi saya. Jangan tempat tinggal saya dan barang-barang keluarga saya!!!” tulis Sahroni di akun media sosialnya.
Pemicu Penyerangan: Pernyataan Kontroversial Sahroni
Diduga kuat, aksi penjarahan ini dipicu oleh pernyataan Ahmad Sahroni yang dianggap arogan. Sebelumnya, Sahroni menyebut desakan pembubaran DPR sebagai “mental orang tolol sedunia” saat kunjungan kerja di Polda Sumut (22/8/2025). Ucapan ini memicu kemarahan publik.
Kronologi Penjarahan
Massa yang marah menyerbu dua kediaman Sahroni sekaligus, merusak properti dan menjarah barang-barang mewah. Pintu dan kaca jendela rumah pecah, perabotan hancur berantakan. Warga sekitar mengaku kaget dengan kejadian yang berlangsung cepat tersebut.
Kerugian Materiil yang Signifikan
– Kendaraan Mewah Dirusak: Dua mobil mewah milik Sahroni, Lexus dan Tesla, yang terparkir di garasi ikut dirusak.
– Interior Rumah Luluh Lantak: Pecahan kaca berserakan, pintu utama jebol, dan koleksi patung Iron Man senilai fantastis hancur berkeping-keping.
– Penjarahan Besar-Besaran: Televisi layar besar, laptop, perabotan rumah tangga, hingga sofa dan meja diangkut oleh massa.
– Jam Tangan Mewah Jadi Rebutan: Jam tangan Richard Mille RM 40-01 McLaren Speedtail Automatic Tourbillon Limited Edition senilai Rp 11 miliar menjadi salah satu barang yang paling heboh dijarah. Video viral memperlihatkan seorang pria mengangkat jam tersebut sambil berkata, “Gacorkan.”
Reaksi Publik dan Tindakan Hukum
Video penjarahan yang beredar luas di media sosial memicu komentar pedas dari netizen. Banyak yang menyindir kekayaan fantastis seorang anggota DPR. Polda Metro Jaya telah menurunkan tim untuk menyelidiki kasus ini dan mengidentifikasi pelaku.
Keberadaan Sahroni Dipertanyakan
Beredar kabar bahwa Ahmad Sahroni telah berada di Singapura saat kejadian. Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari Sahroni maupun Partai NasDem terkait keberadaannya.
Penulis : Ciprut Laela
