Bojonegoro, 30 Agustus 2025 – Influencer Jerome Polin baru-baru ini mengungkap tawaran mengejutkan dari sebuah agensi untuk menjadi buzzer pemerintah. Melalui akun Instagram pribadinya, Jerome membagikan tangkapan layar pesan WhatsApp dari agensi tersebut yang menawarkan paid promotion senilai Rp 150 juta.
Dalam pesan tersebut, agensi meminta Jerome untuk membuat video Reels di Instagram yang tayang serentak pada 1 September 2025 pukul 15.00. Konten tersebut berisi ajakan damai dari pemerintah, DPR, Brimob, ojek online (ojol), dan masyarakat.
“Halo kak, di sini kami ingin menawarkan paid promotion untuk satu video konten dari kami, apakah berminat kak? PP (RTP) AJAKAN DAMAI INDONESIA. Platform: IG Reels, Hari/tanggal: 01 September 2025. Serentak post: 15.00. Fee: Rp 150 juta. Ajakan untuk damai dari pemerintah, DPR, Brimob ojol dan Masyarakat. SOW: 1 reels konten dari kami,” demikian bunyi pesan yang dibagikan Jerome.
Agensi juga memberikan sejumlah ketentuan, termasuk larangan menggunakan sound lain, kewajiban menggunakan hashtag yang akan ditentukan kemudian, serta larangan menggunakan kata-kata negatif, porno, atau SARA dalam teks atau clickbait.
Menanggapi tawaran tersebut, Jerome Polin langsung mengungkapkan kekecewaannya kepada pemerintah. Ia menilai bahwa uang sebesar Rp 150 juta per orang lebih baik digunakan untuk mensejahterakan guru-guru di Indonesia.
“Nih aku spill. Uang rakyat dipake buat bayar buzzer per orang Rp 150 juta. 1 post kalo dipake buat naikin gaji guru per orang 10 juta, udah bisa bikin 15 guru hidup sejahtera selama sebulan,” tulis Jerome di akun Instagramnya.
Jerome juga mengajak semua pihak untuk mengawal penggunaan uang pajak oleh pemerintah dan meminta pihak agensi untuk tidak memanfaatkan momentum ini untuk kepentingan pribadi.
“Jangan lengah, kita kawal terus. Kita berhak atas transparansi pemakaian uang pajak kita!! Sudah saatnya kita aware,” tulisnya. “Dear agency dan KOL, aku mohon untuk kali ini jangan korbanin kepentingan kalian sendiri. Semua lagi susah, kita berjuang bersama, yah? tolong,” pesan Jerome.
Ungkapan Jerome ini langsung menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang mendukung sikapnya dan mengkritik pemerintah atas penggunaan uang rakyat yang dinilai tidak tepat sasaran. Kasus ini menjadi sorotan publik dan memicu perdebatan tentang transparansi anggaran dan peran influencer dalam menyampaikan pesan-pesan pemerintah.
Penulis : Ciprut laela
