BOJONEGORO – Sebuah peristiwa kebakaran terjadi di Dusun Pohtangi, Desa Sumberwangi RT.02/RW.04, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro pada Minggu dini hari, 24 Mei 2026. Sebuah bangunan rumah milik Bapak Kasto hangus terbakar habis, namun berkat respon cepat petugas, api berhasil dikendalikan agar tidak merambat ke bangunan di sekitarnya.
Minggu (24/05/2026) Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Damkarmat Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Agus Salim, membenarkan peristiwa tersebut. Menurut laporan yang diterima, kebakaran diperkirakan bermula sekitar pukul 23.30 WIB, namun laporan baru masuk ke Pos Damkar Sumberrejo pada pukul 00.24 WIB. Tidak menunggu lama, regu yang dipimpin langsung bergerak berangkat menuju lokasi empat menit kemudian dengan mengerahkan satu unit kendaraan Firedome 16 dari Pos Sumberrejo dan satu unit Firetruck dari Pos Baureno, didampingi tujuh orang personil.
Jarak tempuh sekitar 8,7 kilometer dari pos pelayanan menuju lokasi ditempuh dalam waktu singkat. Petugas tiba di tempat kejadian perkara tepat pukul 00.40 WIB dan segera melakukan penanganan. Upaya pemadaman berlangsung selama kurang lebih 50 menit hingga api benar-benar dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 01.30 WIB.
“Berdasarkan keterangan di lokasi dan hasil pemeriksaan awal, penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari korsleting atau konsleting listrik di dalam bangunan. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini, dan proses penanganan berjalan lancar tanpa kendala berarti,” ungkap Ahmad Agus Salim.
Akibat peristiwa tersebut, bangunan rumah berukuran 6×8 meter beserta seluruh isinya milik Bapak Kasto mengalami kerusakan total dengan perkiraan nilai kerugian mencapai Rp50 juta. Namun, langkah cepat tim pemadam berhasil menyelamatkan dua bangunan tetangga yang berada di kanan dan kiri lokasi kebakaran. Bangunan milik Ibu Dinda berukuran 5×7 meter senilai Rp100 juta dan milik Bapak Eko berukuran 4×5 meter senilai Rp150 juta berhasil diamankan dari jangkauan api.
Selain melakukan pemadaman, tim Damkarmat juga memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan sosialisasi dan edukasi keselamatan kebakaran kepada warga sekitar. Materi yang disampaikan meliputi cara pencegahan kebakaran, teknik penanganan awal saat api baru muncul, bahaya pembakaran lahan, serta penjelasan mengenai tugas pokok dan fungsi Dinas Damkarmat.
Proses penanganan ini juga melibatkan unsur keamanan dan ketertiban dari Koramil, Polsek, Satpol PP, serta bantuan aktif dari pelapor dan warga sekitar untuk mengamankan lokasi dan melancarkan akses penanganan.
Ahmad Agus Salim kembali mengimbau seluruh masyarakat Bojonegoro untuk selalu waspada, terutama terhadap instalasi listrik yang sudah tua atau tidak standar. “Pemeriksaan berkala terhadap jaringan listrik dan tidak meninggalkan peralatan elektronik dalam keadaan menyala tanpa pengawasan adalah langkah sederhana namun sangat penting untuk mencegah kejadian serupa terulang,” pungkasnya.
Penulis : Ciprut Laela
