BOJONEGORO – Sebuah hunian milik Ibu Santi (57 tahun) yang berlokasi di Dusun Mruwut RT 04 RW 01, Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, ludes dilalap si jago merah pada Minggu, 17 Mei 2026. Kejadian ini diduga kuat dipicu oleh tindakan anak kandung pemilik rumah yang diketahui mengalami gangguan kejiwaan.
Berdasarkan laporan resmi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro Pos Sumberrejo, api diperkirakan mulai berkobar sekitar pukul 03.30 WIB. Pihak damkar baru menerima laporan kejadian pada pukul 04.22 WIB yang disampaikan oleh Desy Ristiyani, Kasun setempat.
Tanpa menunda waktu, Regu III Pos Sumberrejo segera berangkat menuju lokasi satu menit setelah laporan diterima, yakni pukul 04.23 WIB. Menempuh jarak sekitar 13 kilometer, petugas tiba di tempat kejadian perkara pada pukul 04.40 WIB. Berkat kerja cepat petugas yang menerjunkan satu unit kendaraan pemadam bersama tiga personel, api berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 05.30 WIB.
Akibat peristiwa ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp120 juta, meliputi bangunan rumah berukuran 5×12 meter beserta seluruh isinya yang habis tak tersisa. Sementara itu, tiga bangunan di sekitarnya milik warga lain berhasil diselamatkan. Aset yang aman tersebut meliputi rumah milik Bapak Basuki senilai sekitar Rp50 juta, rumah milik Bapak Suprianto senilai sekitar Rp80 juta, serta rumah milik Bapak Agus beserta isinya senilai sekitar Rp250 juta.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkarmat Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Agus Salim, menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Tidak ditemukan kendala berarti saat proses penanganan kebakaran berlangsung.
Pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan Dinas Sosial agar pelaku, yang merupakan anak korban bernama (J), segera dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan dan perawatan medis kejiwaan yang layak.
Selain itu, petugas juga melakukan sosialisasi kepada warga di lokasi kejadian terkait nomor darurat Damkarmat Pos Sumberrejo, serta mengingatkan bahwa seluruh layanan penanganan kebakaran dan kejadian bahaya lainnya dilakukan secara cuma-cuma atau tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Proses penanganan ini juga melibatkan unsur dari Polsek Kanor, perangkat desa, dan bantuan masyarakat sekitar untuk mengamankan lokasi dan memudahkan kinerja petugas.
