Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Hutan Ngasem, Diduga Meninggal Akibat Kelaparan

admin
1778987324533

BOJONEGORO – Warga Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngasem, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang belum diketahui identitasnya di kawasan hutan Petak 60, Dusun Sendanggerong, desa setempat. Penemuan ini terjadi pada pagi hari, Sabtu (16/5/2026).

Berdasarkan keterangan yang disampaikan Kapolsek Ngasem, Iptu Mujianto, kejadian bermula ketika seorang warga bernama Jaswadi berangkat ke lokasi tersebut untuk mencari rumput pakan ternak. Sesampainya di lokasi, ia menemukan tubuh seorang perempuan tergeletak tak bernyawa dan segera melaporkannya ke Mapolsek Ngasem untuk penanganan lebih lanjut.

Saat ditemukan, korban berada dalam posisi terlentang. Secara fisik, korban memiliki ciri-ciri: tinggi badan sekitar 153 sentimeter, berkulit sawo matang, serta berambut hitam memutih dengan panjang sekitar 10 sentimeter. Korban mengenakan daster berwarna cokelat bermotif garis hitam, dan terlihat terdapat cairan air seni yang membasahi pakaiannya.

Dari hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian, pihak kepolisian tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Berdasarkan kondisi fisik yang terlihat, diperkirakan korban telah meninggal dunia lebih dari enam jam sebelum ditemukan. “Korban diduga meninggal dunia akibat kelaparan,” ungkap Iptu Mujianto.

Hingga pukul 16.00 WIB hari kejadian, pihak kepolisian belum berhasil mengungkap identitas korban. Pemeriksaan menggunakan alat rekam data identitas juga tidak menunjukkan hasil yang cocok, sehingga diduga korban belum pernah melakukan perekaman data kependudukan atau pembuatan KTP Elektronik. Selain itu, tidak ada warga di sekitar lokasi yang mengenali sosok korban.

Untuk keperluan penyelidikan, jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo guna dilakukan pemeriksaan luar atau visum et repertum. Pihak kepolisian juga mengamankan pakaian yang dikenakan korban sebagai barang bukti.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri sebagaimana disebutkan di atas, agar segera melapor ke Polsek Ngasem atau menghubungi layanan darurat 110 untuk proses verifikasi lebih lanjut. Penyelidikan masih terus dilakukan guna mengungkap jati diri korban serta penyebab pasti kematiannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *