Kodim 0813 Bojonegoro Lakukan Evaluasi Total Pasca-Ambruknya Atap Koperasi Desa

admin
IMG 20260403 WA0009

BOJONEGORO – Jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro segera melakukan evaluasi menyeluruh menyusul insiden ambruknya atap teras Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang berlokasi di Desa Padang, Kecamatan Trucuk.

Komandan Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menegaskan bahwa perbaikan dan pengawasan ketat kini menjadi prioritas utama untuk menjamin keamanan dan keselamatan bangunan.

“Sejak awal kami berkomitmen pembangunan dilakukan bersama masyarakat. Namun, keterbatasan kualitas SDM di beberapa wilayah memang menjadi catatan. Kami mohon masukan dari semua pihak, yang pasti evaluasi dan perbaikan terus berjalan,” ujar Letkol Inf Dedy saat meninjau lokasi kejadian, Jumat (3/4/2026).

* Sesuai Standar Teknis, Namun Hadapi Tantangan Lapangan

Dandim menjelaskan, secara spesifikasi teknis, proyek tersebut telah mengikuti standar dan ketentuan yang berlaku dari dinas terkait. Proyek ini juga mengusung konsep swakelola yang melibatkan masyarakat setempat sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi.

Meski demikian, pihaknya mengakui adanya tantangan berupa faktor force majeure dan tuntutan percepatan target pekerjaan yang menjadi perhatian khusus.

“Secara spesifikasi sudah sesuai standar. Namun, karena ada target percepatan, faktor pengawasan memang menjadi perhatian utama kami untuk terus diperbaiki ke depan agar hasilnya jauh lebih maksimal,” jelasnya.

* Terbuka terhadap Kritik dan Masukan

Pihak Kodim 0813 menyatakan sikap terbuka dan tidak anti terhadap kritik maupun masukan dari masyarakat. Respons cepat terhadap keluhan warga dianggap sebagai kontrol sosial yang sangat diperlukan.

“Ada laporan jalan kotor atau licin karena sisa pengurukan, langsung kita bersihkan dan cuci. Bagi saya, itu adalah kontrol sosial yang diperlukan. Kami justru berterima kasih atas informasi tersebut agar bisa langsung ditindaklanjuti,” tegasnya.

* Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

Di luar penanganan kasus tersebut, Kodim 0813 Bojonegoro terus bergerak cepat melaksanakan berbagai program strategis lainnya. Mulai dari pembangunan jembatan akses desa terpencil hingga penyediaan sarana air bersih bagi warga terdampak kekeringan.

Untuk memastikan pembangunan tepat sasaran, Dandim mengajak peran aktif media dan masyarakat untuk melaporkan kebutuhan infrastruktur yang belum tersentuh.

“Kami harap rekan-rekan media bisa memberikan masukan, misalnya jika masih ada jembatan rusak atau warga yang butuh air bersih. Kami pastikan kualitas setiap program akan terus ditingkatkan demi kesejahteraan masyarakat Bojonegoro,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *