Kritikan Orang Tua Terkait Menu MBG di SDN Pacing Bojonegoro : Diduga Tidak Memenuhi Standar Gizi dan Nilai Ekonomi Rendah 

admin
1772519217790

Bojonegoro – Para orang tua siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pacing mengangkat suara kritik terkait Menu Makanan Bergizi Gratis (MBG), program yang digadang-gadang oleh bapak presiden RI ini menuai kritik tajam dari masyarakat. Pasalnya menu yang diberikan kepada anak-anak mereka diduga tidak memenuhi standarisasi gizi untuk anak-anak, Selasa (03/03/2026).

Perwakilan dari kelompok orang tua mengaku khawatir karena menu yang disediakan dinilai tidak memenuhi standar gizi dan diduga nilanya tidak mencapai 10 ribu perporsi.

Dalam kesempatan temu dengan awak media, salah satu perwakilan orang tua sebut saja Indah menyampaikan bahwa pada beberapa kesempatan, menu MBG tidak memenuhi standarisasi gizi untuk anak-anak, bahkan menu makanan-ya tidak mencapai 10 ribu satu hari, bahkan menu untuk hari ini hanya dua potong roti, satu butir telur, dan satu botol kecil minuman jus Surabaya.

“Nilai ekonomis menu terkadang bahkan di bawah Rp5.000 saja. Kita khawatir pertumbuhan dan perkembangan anak-anak tidak terpenuhi dengan menu seperti ini,” ucap perwakilan tersebut.

Standar nasional untuk makanan bergizi di satuan pendidikan mengharuskan penyediaan makanan yang seimbang dari berbagai kelompok pangan, mencakup karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Selain itu, terdapat ketentuan terkait nilai ekonomis menu untuk memastikan kualitas yang layak.

Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pihak mitra MBG Yayasan Al Kiyai SPPG Sitiaji, Kecamatan Sukosewu terkait keluhan yang diajukan para orang tua. Para orang tua berharap pihak terkait dapat segera melakukan evaluasi dan perbaikan agar menu MBG dapat benar-benar memberikan manfaat bagi kesehatan dan pertumbuhan siswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *