Keluhan Menu Bergizi Gratis Mencuat, Kualitas Makanan Jadi Sorotan

admin
Img 20251117 wa0007

Bojonegoro – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah di wilayah Sumberagung, Ngraho, Bojonegoro, kini menuai keluhan dari sejumlah orang tua dan siswa. Keluhan ini terutama ditujukan pada kualitas dan kuantitas makanan yang diduga dinilai tidak memenuhi standar gizi yang diharapkan, Selasa (18/11/2025). 

Pada hari Jumat, 14 November 2025, beberapa siswa SD mengeluhkan menu ikan patin fillet yang disajikan. Mereka menilai ukuran fillet terlalu kecil dan tidak layak untuk memenuhi diduga kebutuhan gizi anak-anak. “Patinnya kecil-kecil sekali, tidak cukup buat makan,” ujar salah satu siswa SD yang enggan disebutkan namanya.

Tidak hanya itu, menu untuk jenjang SMP juga menjadi sorotan. Siswa SMP mengeluhkan lauk telur dadar yang disajikan sangat tipis dan dibagi-bagi. “Telur dadarnya dibagi-bagi, jadi tidak layak dimakan,” keluh seorang siswa SMPN 1 Ngraho.

Selain keluhan terkait menu ikan patin dan telur dadar, menu rolade yang seharusnya berisi daging, justru berisi hati sapi. Nugget yang disajikan juga dikeluhkan karena berbau kurang sedap dan berukuran kecil.

Dari saya yang dihimpun media ini SPPG Aulia Sumberagung Ngraho melayani 2.813 siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari KB/PAUD/TK hingga SMA/SMK/MA, yang tersebar di 22 sekolah/lembaga. Program ini dijalankan oleh Yayasan Asa Nusantara Berdikari dengan mitra Hj. Erma Yuanita Khoironi, S.Pd, dan Kasatpel SPPG Saiful Muh Soleh, S.Sos.

Berikut adalah rincian jumlah penerima program berdasarkan jenjang pendidikan :

– KB/PAUD/TK: 294 siswa

– SD/MI: 1029 siswa

– SMP/MTs: 975 siswa

– SMA/SMK/MA: 505 siswa

Keluhan-keluhan ini diharapkan dapat menjadi perhatian bagi pihak terkait agar segera melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap kualitas menu MBG. Tujuannya agar program ini benar-benar dapat memberikan manfaat yang optimal bagi peningkatan gizi anak-anak sekolah di Ngraho, Bojonegoro.

Hingga berita ini ditulis pihak SPPG saat dikonfirmasi melalui pesan singkatnya tidak menjawab.

Penulis : Ciprut laela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *