BOJONEGORO – Sebuah rumah milik Afifah (47), warga RT 07 RW 02, Kelurahan Mojokampung, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, mengalami kebakaran pada Selasa (28/7/2026) siang. Peristiwa tersebut diduga dipicu kebocoran pada selang regulator tabung elpiji.
Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro Pos Kota Regu I, kebakaran diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 12.25 WIB. Laporan dari warga diterima petugas pada pukul 12.45 WIB, kemudian tim langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 12.47 WIB dan tiba lima menit kemudian, tepatnya pukul 12.52 WIB.
Petugas berjibaku memadamkan api hingga situasi dinyatakan aman pada pukul 13.41 WIB.
Dalam proses pemadaman, Damkarmat menerjunkan tiga armada, yaitu satu unit Fire Falcon, satu unit Fire Dome, dan satu unit water supply milik BPBD Bojonegoro, dengan kekuatan sembilan personel.
Akibat kebakaran tersebut, bagian dapur rumah berukuran 12 x 5 meter mengalami kerusakan sekitar 30 persen. Sejumlah barang berharga seperti almari, mesin cuci, dan kulkas ikut terbakar. Total kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp70 juta.
Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan aset milik korban senilai sekitar Rp150 juta, sekaligus mencegah api merambat ke rumah milik Zainul yang berada di sebelah selatan lokasi kejadian, dengan nilai bangunan dan aset diperkirakan mencapai Rp250 juta.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkarmat Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Agus Salim, menjelaskan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari kebocoran pada selang regulator elpiji.
“Selain melakukan pemadaman, petugas juga memberikan edukasi kepada pemilik rumah mengenai langkah-langkah pencegahan kebakaran, cara penanganan awal apabila terjadi kebakaran, serta sosialisasi mengenai tugas pokok dan fungsi Dinas Damkarmat Kabupaten Bojonegoro,” ujarnya.
Operasi penanganan kebakaran melibatkan unsur Dinas Damkarmat Kabupaten Bojonegoro, Polsek Kota Bojonegoro, Babinsa, BPBD Bojonegoro, Linmas setempat, serta masyarakat sekitar yang turut membantu proses penanganan di lokasi kejadian.
Penulis : Ciprut Laela
