BOJONEGORO – Suasana kawasan Alun-Alun Bojonegoro tampak semarak pada Jumat (25/9/2026) pagi. Ribuan warga dari berbagai kalangan memadati Jalan Mas Tumapel untuk mengikuti jalan sehat dan senam massal dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026.
Mengusung tema “Satu Langkah, Seribu Semangat, Bojonegoro Sehat dan Hebat”, kegiatan tersebut menjadi ajang olahraga sekaligus ruang kebersamaan masyarakat Bumi Angling Dharma.
Sejak sekitar pukul 06.00 WIB, peserta mulai berdatangan ke kawasan Alun-Alun Bojonegoro. Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai pelajar, pemuda, komunitas, organisasi olahraga, ASN hingga masyarakat umum.
Peserta kemudian diajak menyusuri rute jalan sehat sepanjang kurang lebih 3,62 kilometer yang mengelilingi sejumlah kawasan perkotaan Bojonegoro.
Jalan sehat secara resmi diberangkatkan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono sekitar pukul 06.30 WIB.
Dalam kesempatan tersebut, Setyo Wahono menyampaikan bahwa peringatan Haornas tidak semestinya berhenti sebagai kegiatan tahunan. Menurutnya, momentum tersebut harus mampu mendorong masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Ini adalah momentum kita. Kita tentu ingin masyarakat Bojonegoro menjadi masyarakat yang sehat, bahagia dan produktif,” ujar Setyo Wahono saat memberangkatkan peserta.
Ia menekankan pentingnya membangun kebiasaan hidup sehat secara konsisten. Olahraga, kata dia, tidak cukup hanya menjadi wacana atau dilakukan ketika ada kegiatan tertentu.
“Kita mulai menjadi manusia yang sehat. Ini mengingatkan kita semua, olahraga tidak hanya di angan-angan, tetapi bagian dari budaya, gaya hidup dan kebiasaan,” tuturnya.
Menurutnya, manfaat olahraga juga tidak sebatas menjaga kebugaran tubuh. Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin turut memberikan dampak positif terhadap kesehatan jiwa.
Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Salah satunya Andik (35), warga desa Ngampel, Kabupaten Bojonegoro, yang menyempatkan diri mengikuti jalan sehat sebelum berangkat bekerja.
Ia mengaku senang dapat ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Selain berolahraga bersama, suasana semakin meriah dengan adanya kupon dan berbagai hadiah yang disediakan panitia.
“Selain itu ya ada kupon dan doorprizenya. Yang penting tapi sehat lah. Jalan bareng-bareng lebih ringan rasanya,” katanya.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Bojonegoro, Arief Nanang Sugianto, sebelumnya mengatakan bahwa persiapan kegiatan telah dilakukan untuk memastikan Haornas 2026 dapat diikuti masyarakat secara luas.
Menurut Arief, kegiatan tersebut sengaja dikemas sebagai ruang bersama bagi masyarakat untuk bergerak dan berolahraga. Tujuannya bukan sekadar menyemarakkan peringatan Haornas, tetapi membangun kebiasaan olahraga dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami menargetkan kegiatan ini dapat diikuti sekitar 1.000 peserta. Namun yang paling penting adalah partisipasi masyarakat sebanyak-banyaknya, sehingga Haornas benar-benar menjadi pesta olahraga warga Bojonegoro,” ujarnya.
Panitia juga menyiapkan sejumlah doorprize untuk menambah semarak kegiatan. Meski demikian, pesan utama yang ingin dibangun adalah pentingnya aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin.
Olahraga pun tidak harus selalu berupa aktivitas berat. Berjalan kaki, senam maupun aktivitas fisik sederhana dapat menjadi langkah awal untuk menjaga kebugaran tubuh apabila dilakukan secara konsisten.
Melalui Haornas 2026, Pemkab Bojonegoro berharap budaya olahraga semakin tumbuh di tengah masyarakat. Selain menjaga kesehatan dan kebugaran, kegiatan bersama seperti jalan sehat juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat sportivitas.
Satu langkah pagi itu menjadi simbol ajakan untuk terus bergerak: lebih sehat, lebih bugar, lebih aktif, dan bersama-sama membangun Bojonegoro yang sehat dan hebat, (prut/)
