BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) terus mematangkan persiapan menyambut peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) 2026. Tahun ini, momentum olahraga tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga diarahkan untuk mendorong masyarakat membiasakan hidup aktif dan sehat.
Puncak peringatan HAORNAS 2026 di Kabupaten Bojonegoro dijadwalkan berlangsung pada Jumat (25/9/2026). Kegiatan akan dipusatkan di kawasan Alun-Alun Bojonegoro, khususnya sepanjang Jalan Mas Tumapel.
Sejumlah kegiatan telah disiapkan untuk mengajak masyarakat ikut bergerak bersama. Dua agenda utama yang akan digelar yakni jalan sehat dan senam bersama.
Kepala Dinpora Kabupaten Bojonegoro, Arief Nanang Sugianto, mengatakan persiapan kegiatan terus dilakukan, mulai dari pematangan konsep, koordinasi lintas instansi, hingga kesiapan lokasi dan teknis pelaksanaan.
“Persiapan HAORNAS 2026 di Kabupaten Bojonegoro sejauh ini terus kami matangkan, baik dari sisi konsep kegiatan, koordinasi dengan berbagai pihak, kesiapan lokasi, maupun teknis pelaksanaan,” ujar Arief, Kamis (24/9/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut terbuka bagi seluruh masyarakat. Pelajar, pemuda, komunitas olahraga, organisasi keolahragaan, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga masyarakat umum diharapkan dapat berpartisipasi.
Dinpora memperkirakan jumlah peserta dapat mencapai sekitar 1.000 orang. Namun, jumlah tersebut bukan menjadi batasan karena masyarakat luas tetap didorong untuk ikut memeriahkan peringatan HAORNAS.
“Target peserta diestimasikan mencapai 1.000 orang. Kendati demikian, fokus utama Dinpora adalah mendorong partisipasi masyarakat sebanyak-banyaknya agar perayaan ini benar-benar menjadi pesta olahraga milik rakyat Bojonegoro,” jelasnya.
Arief menambahkan, semangat HAORNAS diharapkan tidak berhenti pada kegiatan jalan sehat dan senam bersama. Lebih jauh, momentum tersebut menjadi pengingat pentingnya aktivitas fisik sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Olahraga, kata dia, tidak hanya berkaitan dengan atlet maupun pencapaian prestasi. Masyarakat umum juga perlu menjadikan aktivitas fisik sebagai kebiasaan untuk menjaga kebugaran dan kesehatan.
“ Masyarakat tidak dituntut melakukan olahraga berat, melainkan cukup konsisten bergerak dan menjaga kebugaran secara rutin,” pesannya.
Selain menjaga kesehatan, kegiatan olahraga bersama juga diharapkan dapat memperkuat kebersamaan antarwarga. Semangat sportivitas dan gaya hidup aktif menjadi bagian yang ingin terus ditumbuhkan di tengah masyarakat Bojonegoro.
Melalui peringatan HAORNAS 2026, Dinpora Bojonegoro berharap semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya menjaga kebugaran, aktif bergerak, serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian, semangat HAORNAS tidak hanya terasa pada satu hari perayaan, tetapi dapat menjadi kebiasaan yang terus dilakukan untuk mendukung terwujudnya masyarakat Bojonegoro yang sehat, bugar, aktif, produktif, dan berprestasi, / (prut).
