Kemenag Bojonegoro Tegaskan Disiplin Guru PAIS, TPG Tertunda Ditargetkan Cair Oktober

admin
1788342889715

Bojonegoro – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro menggelar pembinaan bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAIS) jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat profesionalisme, kedisiplinan, serta pemahaman guru terhadap regulasi dan administrasi pendidikan.

Selain pembinaan, kegiatan ini juga menjadi ruang penyampaian informasi terkait perkembangan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG), yang hingga kini masih menjadi perhatian para Guru PAIS.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bojonegoro, Amanulloh, dalam arahannya menekankan bahwa guru PAIS tidak hanya dituntut mampu menjalankan tugas pembelajaran, tetapi juga harus memiliki sikap disiplin, profesional, serta taat terhadap ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, guru PAIS harus mampu menjadi sosok yang solutif dalam menghadapi berbagai persoalan di lingkungan pendidikan. Administrasi sebagai bagian penting dalam pelaksanaan tugas juga harus menjadi perhatian serius.

“Guru PAIS harus menjadi guru yang solutif, disiplin, terutama dalam urusan administrasi, serta memahami regulasi dan taat terhadap aturan yang berlaku,” tegas Amanulloh.

Sementara itu, terkait pencairan TPG, Bendahara Kemenag Kabupaten Bojonegoro, Basit, memberikan penjelasan mengenai pembayaran tunjangan yang masih mengalami keterlambatan.

Ia menyampaikan bahwa pembayaran TPG hingga saat ini telah terealisasi sampai dengan bulan April. Sedangkan pembayaran mulai bulan Mei masih belum dapat direalisasikan karena adanya kendala teknis.

Basit menegaskan bahwa keterlambatan tersebut bukan disebabkan oleh unsur kesengajaan maupun rekayasa. Ia juga memastikan bahwa hak para guru tetap akan dibayarkan sesuai dengan ketentuan.

“Keterlambatan pembayaran TPG ini murni karena kendala teknis. Tidak ada unsur kesengajaan ataupun rekayasa. Jadi, Bapak dan Ibu tidak perlu khawatir karena hak tersebut tetap akan dibayarkan,” jelas Basit.

Lebih lanjut, ia memastikan seluruh pembayaran TPG yang masih tertunda tetap menjadi hak para guru dan akan dibayarkan secara penuh. Kemenag Bojonegoro menargetkan pembayaran TPG yang belum terealisasi dapat diselesaikan pada Oktober mendatang.

“Insyaallah, pembayaran TPG yang masih tertunda akan kami bayarkan pada bulan Oktober dan tetap dibayarkan secara lunas,” imbuhnya.

Melalui kegiatan pembinaan tersebut, Kemenag Kabupaten Bojonegoro berharap para Guru PAIS SMK dapat terus meningkatkan profesionalisme, menjaga kedisiplinan, tertib dalam administrasi, serta memahami dan menaati setiap regulasi yang berlaku.

Di sisi lain, Kemenag Bojonegoro memastikan proses penyelesaian pencairan TPG terus diupayakan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan, sehingga hak para guru yang masih tertunda dapat segera direalisasikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *