BOJONEGORO – Kebakaran hebat melanda rumah sekaligus tempat usaha warga di Desa Nganti, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (19/8/2026) dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan bangunan rumah dan usaha mebel beserta sejumlah material serta peralatan pertukangan terbakar.
Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di rumah milik Nuradi Hadi Saputra (51), warga Desa Nganti RT 11 RW 03, Kecamatan Ngraho. Nuradi diketahui berprofesi sebagai wiraswasta sekaligus menjadi pelapor kejadian.
Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro Pos Ngraho, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 01.26 WIB. Selanjutnya, petugas berangkat menuju lokasi pada pukul 01.28 WIB dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 01.33 WIB.
Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 06.00 WIB. Dalam penanganan tersebut, Damkarmat Bojonegoro mengerahkan sejumlah armada, yakni 1 unit Falcon Pos Ngraho, 1 unit Firedome Pos Padangan, serta 1 unit watersupply Pos Ngambon, dengan total 10 personel.
Dari hasil penanganan di lokasi, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Api membakar rumah hunian sekaligus tempat usaha berukuran sekitar 10 x 11 meter, termasuk kayu bahan mebel dan berbagai peralatan pertukangan.
Total kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai ±Rp480 juta.
Meski demikian, petugas bersama unsur terkait berhasil menyelamatkan sejumlah aset. Di antaranya rumah berukuran 10 x 15 meter beserta aset di dalamnya serta toko mebel beserta isinya, dengan nilai keseluruhan diperkirakan mencapai ±Rp800 juta.
Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.
Salah satu kendala yang dihadapi petugas dalam proses pemadaman adalah tidak adanya sumber air terdekat di sekitar lokasi kejadian. Jarak tempuh petugas menuju lokasi kebakaran tercatat sekitar 4,5 kilometer.
Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Damkarmat Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Agus Salim, menyampaikan bahwa selain melakukan operasi pemadaman, petugas juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai tugas pokok dan fungsi Damkarmat.
Petugas turut membagikan informasi mengenai nomor Call Center Damkarmat agar masyarakat dapat segera melaporkan apabila terjadi keadaan darurat, khususnya kebakaran maupun kejadian lain yang membutuhkan penanganan petugas.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkarmat Bojonegoro Pos Ngraho juga mendapat dukungan dari Polsek Ngraho, Pemerintah Desa Nganti, Satpol PP, serta masyarakat sekitar.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik. Pemeriksaan berkala terhadap jaringan dan peralatan listrik serta memastikan kondisi kabel dan sambungan tetap aman menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah terjadinya kebakaran.
Penulis : Ciprut Laela
