Bojonegoro – Menjalani puasa tidak hanya berkaitan dengan ibadah semata, melainkan juga bisa memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh jika dilakukan dengan pola yang tepat. Namun, tanpa persiapan dan pola yang benar, puasa berisiko membuat tubuh lemas dan kurang bertenaga, Rabu (18/02/2026).
Merujuk pada informasi kesehatan dari Alodokter, terdapat tujuh tips penting untuk menjalankan puasa dengan sehat:
– Jangan Lewatkan Sahur – Jadikan sahur sebagai sumber energi utama dengan memilih makanan karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau oatmeal, dilengkapi protein, sayur, dan buah untuk memenuhi kebutuhan gizi.
– Penuhi Kebutuhan Cairan – Pastikan konsumsi cairan sekitar 8 gelas per hari, dibagi antara waktu berbuka hingga sahur. Hindari minuman berkafein berlebihan yang dapat mempercepat kehilangan cairan.
– Awali Berbuka dengan yang Manis dan Ringan – Disarankan memulai berbuka dengan kurma dan air putih untuk mengembalikan energi secara bertahap, serta menghindari makanan berat dalam porsi besar secara langsung.
– Kontrol Porsi Makan – Makan berlebihan saat berbuka atau sahur dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan kenaikan berat badan. Konsumsi makanan secukupnya dengan komposisi gizi seimbang.
– Tetap Aktif Berolahraga – Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, stretching, atau bersepeda santai selama sekitar 30 menit. Waktu terbaik adalah menjelang berbuka atau setelah salat tarawih.
– Atur Pola Tidur – Usahakan tidur cukup di malam hari dan tambahkan tidur siang singkat jika diperlukan agar tubuh tetap segar meskipun jadwal makan berubah.
– Jaga Kesehatan Mental dan Sosial – Manfaatkan puasa untuk mempererat silaturahmi, karena interaksi sosial positif dapat menjaga suasana hati dan mengurangi stres.
Dengan memperhatikan asupan gizi, cairan, aktivitas fisik, dan istirahat, puasa dapat dijalani dengan tubuh yang tetap bugar. Namun, bagi ibu hamil, menyusui, atau penderita penyakit tertentu, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis sebelum memulai puasa.
Puasa yang sehat bukan hanya tentang menahan diri, melainkan juga menjaga kondisi tubuh agar tetap optimal dalam beraktivitas dan menjalankan ibadah.
