Bojonegoro – Banyak warung-warung atau usaha ekonomi di perdesaan yang kesulitan untuk memasarkan produk/usaha mereka,bahkan Masyarakat yang sudah tau infonya pun kadang masih kesulitan mencari Lokasi usaha/warungnya. Salah satu yang merasakan hal tersebut Adalah Warung Lontong Mbak Yah Pungpungan. Warung lontong yang sudah ada sejak tahun bertahun-tahun ini. Para pelanggan yang pertama kali ke warung harus bertanya-tanya ke warga untuk kelokasinya. Kondisi tersebut juga dialami warung-warung lainya yang penjualnya sudah sepuh/tua.
Kondisi ini memunculkan ide oleh BUMDes Berkaho Pungpungan. Mereka membuat sebuah program untuk membangkitkan UMKM dengan membantu membuat plang usaha,membuat titik usaha di gmaps serta memberikan bantuan modal usaha. Rabu,16 September 2026 dilaksanakan program UMKM Pungpungan Bangkit yang memilih 5 UMKM yang ada dibeberapa dusun di Pungpungan. UMKM tersebut diantaranya Adalah Warung Mak Kas,Warung Pinggir Bengawan,Warung Mbak Yah,Warung Mbok Yat serta Warkop Mbah Yah.
Kelima UMKM tersebut mendapatkan bantuan modal usaha,dibuatkan Plang serta dimasukkan ke gmaps untuk memudahkan orang mencari warungnya. “Program ini bukan merupakan program unit usaha bisnis,tapi bagian dari menggerakkan roda ekonomi warga terutama UMKM yang ada di Pungpungan”,Ucap Resma Edhi Satria,Direktur BUMDes Berkaho Pungpungan. Pihak nya juga mengatakan pendirian BUMDes Adalah untuk memajukan ekonomi Desa,meski BUMDes tidak mendapatkan untung dari program tersebut,paling tidak bisa sedikit menggerakkan perputaran ekonomi warga.
Mbak Yah,penjual nasi pecel legendaris yang diberi bantuan mengucapkan banyak terimakasih kepada BUMDes Berkaho yang telah membantunya. “mugo-mugo gak onok seng kesasar (Mudah-mudahan tidak ada yang kesasar)” Ucap Mbak Yah yang telah dibantu memasukkan Lokasi jualanya ke gmaps.
Kontributor : Rezma
