Diduga Korsleting CCTV, Ruko Dua Lantai di Pasar Kedungadem Terbakar, Kerugian Capai Rp1 Miliar

admin
1788054759942

BOJONEGORO – Sebuah rumah toko (ruko) dua lantai di Jalan Raya Pasar Kedungadem, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, terbakar pada Minggu (30/8/2026) dini hari. Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 75 persen bangunan beserta sejumlah barang dagangan di dalamnya.

Ruko tersebut diketahui milik Siti Ulfiah (49). Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro, kebakaran dilaporkan sekitar pukul 04.00 WIB.

Petugas Pos Kedungadem Regu 3 langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 04.03 WIB dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 04.05 WIB. Proses pemadaman berlangsung hingga api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 06.30 WIB.

Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Damkarmat Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Agus Salim, menyampaikan bahwa kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada perangkat CCTV.

“Dugaan sementara, kebakaran berasal dari korsleting listrik pada CCTV,” terang Ahmad Agus Salim.

Akibat kebakaran tersebut, ruko berukuran sekitar 6 x 30 meter mengalami kerusakan hingga 75 persen. Sejumlah barang yang berada di dalamnya, seperti sepatu, tas, topi, buku, dan peralatan sekolah turut terbakar.

Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan sebagian bangunan ruko milik Siti Ulfiah di bagian atas berukuran sekitar 6 x 10 meter beserta uang tunai sekitar Rp50 juta. Petugas juga berhasil mencegah api merambat ke bangunan di sekitar lokasi, termasuk toko milik H. Joko berukuran 12 x 15 meter dengan nilai aset sekitar Rp1 miliar serta rumah milik Ibu Tik di sisi selatan berukuran 10 x 15 meter dengan nilai aset sekitar Rp300 juta.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.

Penanganan kebakaran melibatkan tiga pos pemadam, yakni Pos Kedungadem, Pos Baureno, dan Pos Sumberjo. Armada yang diterjunkan terdiri dari satu unit kendaraan multiguna serta masing-masing satu unit armada dari Pos Baureno dan Pos Sumberjo, dengan total 10 personel.

Selain petugas Damkarmat, proses penanganan turut dibantu oleh Satpol PP, Polsek, Koramil, dan masyarakat sekitar.

Damkarmat Kabupaten Bojonegoro kembali mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi petugas apabila terjadi kebakaran maupun kondisi darurat lainnya. Pelayanan penanganan kebakaran dan kejadian bahaya lainnya diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya.

Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi korsleting listrik, termasuk pada perangkat elektronik dan instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha.

Penulis : Ciprut Laela 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *